Tampilkan postingan dengan label clothing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label clothing. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Februari 2014

Review: Bising Rock Merch - Secret Weapon

Jadi kemaren iseng beli kaos lagi, buat di review (aslinya sih emang niat banget buat beli kaos x)). Asli, lama-lama posting kayak gini lagi jadi kayak fashion blogger ahahaha. Sebenernya gak ada yang salah dengan jadi fashion blogger, toh fashion sendiri membuat diri kita menjadi percaya diri layaknya superstar.


Bising Rock Merch sendiri adalah clothing apparel yang sepertinya mengkhususkan diri di bidang merchandise band (fanpage mereka). Berbasis di Surabaya, namun aku sendiri beli produk mereka di Inside Store Jombang.

Ngomong-ngomong, akhir-akhir ini mikir juga kalo membuat merch ben kepastian perputaran uangnya terjamin, karena pendengar setia sebuah ben atau musisi pasti memandang produk seperti ini more valuable dan menandakan identitas mereka. Cocok buat kamu yang emang nyari biaya hidup dari bisnis clothing line. Aku sendiri juga lumayan tertarik dan mau pindah konsep lagi hahaha, karena memang membangun brand yang independent dan terkenal butuh investment yang tidak sedikit bro.







Kainnya sendiri lebih ke arah combed cotton dengan jahitan 30s (dimana clothing line yang lain sekarang berlomba-lomba membuat produk dari bahan bamboo cotton yang lebih halus dengan teknologi anti-bakteri CMIIW). Print (sablon) nya sendiri aku gak yakin antara discharge ink (standard clothing line saat ini) atau rubber ink, yang jelas mereka menambah glitter ink agar terlihat berkelap-kelip seperti kunang-kunang hehehe (kidding). Ini sebenernya review ngaco sih. Hahhaa. Ohiya, print bagian depan katanya Fatih, owner Inside itu anak-anak HC Jombang semua yang ketangkep kamera ketika Secret Weapon mampir ke Kediri dalam rangka United By HardCore tour tahun 2013 yang lalu. Bener-bener kebetulan hahaha.

Animo hardcore fashion style dengan kaos big size+big print, snapback, shortpants sporty, bandana, style like a gangsta, bahkan handuk, varsity jacket, vans shoes bahkan running shoes, etc lagi puncak-puncaknya di Jombang, apalagi minggu depan ada acara ini dengan full line up ben HC. Gile.

Btw, Secret Weapon adalah ben Hardcore asal Pontianak, Kalimantan Barat. Mereka sendiri menyebut musik mereka dengan "rentetan beat ala madball dan raungan vokal ala beastie boys". Kalo kamu doyan hip hop pasti bakal suka dengan mereka, meski kayaknya mereka gak mau disebut Rapcore.



Gimana? Mantep kan? Hahhaa. Sekian review kali ini, next time I kill you eh maksudnya see you di next review! And enjoy your Sunday!

Sabtu, 15 Februari 2014

Strategi Bundling Terkreatif Yang Pernah Aku Pikirkan! :D


Judulnya sekonyol mungkin biar gak merasa bersalah kalo ternyata ada yang udah pernah mengimplementasikan ide ini HAHAHAHHAHAHAHAHA.

Oke. Jadi idenya adalah membundling produk kita dengan dengan rilisan fisik ben indie. So meski memang terlihat seperti ikut mendomplang nama bennya, tapi kita kan saling membantu untuk memasarkan barang mereka dan barang kita. Sip banget pokoknya. Hahaha.

Karena buat aku sendiri merchandise berupa tee sebuah band itu mainstream banget, kecuali kalo artworknya keren sih gak papa, tapi kalo artwork yang dipake ternyata sama persis dengan artwork cd nya sama aje bang -__-

Kayaknya strateginya ini juga bisa dipake sama ben-ben juga untuk mendomplang brand-brand lumayan punya nama. Siplah. Berimbang. Apalagi kalo brand sama ben nya sama-sama gede. Wuzzah. Pasti keren abiss. Pokoknya biar sama-sama menguntungkan. Win-win solution.

Jadi support your scene and goodluck! :D

Jumat, 24 Januari 2014

JOJOZ I


Termasuk Tribute to Jojoincov, cuma bakal jadi desainnya ORANGECAKE

Happy Friday, fellas!

Jumat, 03 Januari 2014

Gaia Series from Hellburnt

Hei, kembali lagi ke postingan tentang review produk brand lokal. Kali ini dapet dari salah satu brand dari Magelang yang aku sambangin di Indie Clothing Carnival Surabaya 27 Desember kemarin. Here we go.







kalo labelnya bolong gini kalo ditarik orang bisa putus hahaha
Lupa belum sempet foto desain kaosnya full hehehe. Dan price tag keren banget!


Btw aku bukanlah fashion blogger :D

Dan terakhir bikin music video cover lagi bersama my lil sister.

Senin, 02 Desember 2013

Review: Bandana Black - Charge City Cloth

Yak, masih bersama Jojoz disini. Kita bakal ngereview sebuah produk dari Charge City, clothing lokal asal Kediri sebuah Bandana hitam.

I love this job!

Salah satu alasan kenapa aku nyari Bandana karena pengen banget kayak Papa Arian :3

Arian13, vocalist for Seringai, an illustration artist
I love look at myself doing this! Ha!

So here the details.

lihat betapa tipisnya

ini bandana buat pemotor sih sebenernya, tapi aku bukan pemotor -_-
Kaget juga kalo kainnya tipis sekali, tapi dulu juga punya bandana kainnya tipis juga tapi lebih bagus ini sih ya. Hehehe. Sedikit curcol kalo koleksi clothingku kebanyakan emang Charge City, jadi merasa kayak abg Jombang yang baru jadi anak HC hahahaha. Padahal udah tua bangka gini.

Overall, bandana emang cocok buat aksesoris di kepala. Apalagi kalo ditambah snapback. Jadi kayak Gangster amrik hahaha. 

Eminem
salah satu game terbaik yang ngegambarin street culture amrik (mungkin GTA series selnjutnya mampu nampilin yang lebih bagus)
Dan karena gaya-gaya street culture amrik ini banyak diadopsi oleh anak HC jadi banyak yang berburu barang-barang american street culture. Kalo aku sendiri sih lebih nyari ke sumber-sumber tren sih ya, karena ini juga bikin aku kembali cinta hiphop culture hehehe, mulai nyari-nyari orang-orang grafiti, skateboard, bmx and anything between.

It's all from american, yang mungkin bagi yang kenal aku banget adalah hal yang sangat rancu, seperti distorsi realitas. Kalo dilihat dari postingan aku dulu yang kayaknya aktivis nasionalisme garis keras yang jadi hunter budaya-budaya luar. Tapi itu aku lihat sebagai proses untuk mencari jati diri.

Lagipula ada pro-kontra tentang pernyataan Goenawan Moehammad (kalo gak salah sih) tentang masyarakat yang tidak takut akan budaya asli sendiri diserang oleh budaya luar. 

Aku percaya kok, khasanah lokal itu gak akan hilang. Malah dia gak tertutup, tapi terbuka untuk kolaborasi (bullshit, gue aja ragu nulis kalimat ini hahahah!).


Next, aku bakal nulis tentang Jombang Indie Movement dan Bom Waktu yang berada di sekeliling scene-scene yang mulai tumbuh besar. So, stay tune guys.

Rabu, 27 November 2013

Behind The Scene: THINK. WEAR. PROUD.



You know lah kalo aku sangat ngefan abis sama DREAMBIRDS.



Mungkin ada sosok Sasa yang mantan orang major label tapi kemudian kontraknya gak diterusin (padahal mungkin dia bisa kayak Raisa yang sekarang tuh).

Sasa with Abinara dicomot dari https://www.facebook.com/media/set/?set=a.10152484873569625.1073741831.233584329624&type=3

Kemudian sosok-sosok di belakang DB yang emang passion nya bergelut di bidang underground/indie music (baru tau bang Abin adalah drummernya Vendetta, proyek band Sasa setelah menghilang dari major music). Terus nemu fakta di bio nya DB di fanpage kalo bang Abin itu graduated dari salah satu clothing ternama di Jakarta (gak tau antara Crooz atau Gazelle atau mungkin bukan dua-duanya). Wah panjang deh kalo cerita tentang DB, yang pasti Sasa, Geohmn, dan Abin itu orang-orang yang punya ciri khas sendiri, menurut kacamata awamku nih. Padahal aku gak tau menahu alias nol besar tentang kegiatan-kegiatan, story about DB. Hahaha!

Abin with Geohmn :D
Yang menginspirasi DB apa aja? First, konsep artwear nya. Kalo kamu search di Google dengan query "artwear", DB berada di page one. Jadi kemungkinan besar, clothing-clothing di Twitter yang pake embel-embel Artwear pasti ke inspirasi sama DB. Hihihihi. Jadi pada dasarnya bukan pendekatan ke dunia musik, skate, bmx, hiphop, graffiti atau street culture lainnya, tapi DB mendekati komunitas art. Kalo melihat style nya Sasa dan betapa dominannya karya Sasa di DB, kelihatannya lebih ke arah realism art. Dan menurutku itu dekat sekali dengan dunia Tattoo yang emang erat dengan street culture amrik. Apalagi aku sendiri ngerasa fine art lagi hype banget sekarang.


my fav SHETERROR series. Mudahan ada rejeki buat beli. Amin.
Lalu kaitannya? DB punya propaganda DREAM. CREATE. FUTURE. dan sampe sekarang belum tapi mengerti dengan propagandanya ini. Mungkin dari DREAM impian kita harus CREATE mewujudkan, berusaha, berjuang dan itulah FUTURE masa depan. Mungkin juga tidak seperti itu ya kan? Hehehe.

DREAM CREATE FUTURE
Lalu somehow, aku berpikir gimana kalo ORANGECAKE juga punya slogan, propaganda whatever yang punya 3 kata yang bisa diinget kayak gitu dan lahirlah THINK. WEAR. PROUD yang gak jauh-jauh dari tujuan aku bikin ORANGECAKE, "Something that make you proud when you wear it".

Udah ah.

Sabtu, 13 Juli 2013

Between Girl, Sketch, and Illustration

copyright Dreambirds Artwear

Let's talk about design.

Sekitar sebulan yang lalu mungkin gue agak lupa, gue merasa gue semakin intensif menelusuri literatur-literatur tentang mengapa orang-orang di clothing sangat suka mencetak illustrasi-illustrasi cewek?



Copyright Rumble Clothing Bali

salah satu artwork yang dijual di Facebook

Salah satu clothing Metal, kalo gak salah punyanya Riotic Store Bandung

Copyright Avenge Clothing Jogja

Copyright RealLife Surabaya

Copyright RealLife Surabaya

Lupaaa

Album Art dari ISSUES

Copyright Charge City Kediri

Copyright What East Medan

Copyright Rumble Cloth Bali

Rumble Cloth Bali


artwork dijual

What East Medan

She Terror from Dreambirds Artwear


Peter Says Denim

Shinning Bright

Artwork Dijual

Headtler Cloth

What East

Drop Dead from UK

Namun gue belum berhasil menemukan istilahnya dalam dunia design. Ada yang bilang ini propaganda, rockabilly, tapi yang pasti orang-orang yang sering menggambar seperti ini adalah ahli sketsa wajah, illustrasi, sketsa realis.

Lupa

Dreambirds Artwear

Dreambirds Artwear

Dreambirds Artwear

Deep Down

What East

For Sale

Dreambirds Artwear


Dreambirds Artwear

Faithless

REBEL 8 from San Fransisco

Lucky Peter Ink (Peter Says Denim)


Rumble Avenue

I found on Google

Found on Google

Rebel 8

Rebel 8

Found on Deviant Art

Rebel 8

Gegara design/illustrasi whatever gue jadi nemu nama Mike Giant, illustratornya REBEL 8 Clothing dari San Fransisco. Melihat profilnya om Giant, style-style seperti ini gak jauh dari dunia tattoo juga. Gue juga nemu nama Sasa Rianzi, atau mungkin orang Indonesia kenal dia dengan sebutan Prisa yang dikenal sebagai cewek metal yang bening hehehe. Dia sekarang illustrator (pendiri dan illustratornya Dreambirds Artwear sama suaminya) dan merambah ke dunia tattoo juga, usut punya usut dia juga abis kuliah di San Fransisco. Dan you know, jelas ada kaitan antara style nya Sasa dengan style nya Mike Giant. Dan Sasa jelas tau siapa aja illustrator yang menggunakan stylenya kayak gini. Haaaahhh  pengen tauuu.

Diela Maharani Artwork

found on Google

Saravasti Art Banner

Found on Deviant Art

Real Life Customer

Terakhir gue pengen kasi video proses Dreambirds Artwear ketika memproduksi She Terror untuk bulan Juli ini. Check this out!



I love this girl. I wanna buy her artwear :|

Update. Gue baru aja baca artikel tentang Prisa di sini